Cerita Sex ABG Bernama Dinda Cantik Yang Bugil Dan Memeknya Mantap

Cerita Sex ABG Bernama Dinda Cantik Yang Bugil Dan Memeknya Mantap

Cerita Sex ABG Bernama Dinda Cantik Yang Bugil Dan Memeknya Mantap – Matahari siang terasa begitu menyengat membuat pakaian seragam Dinda basah oleh peluh, begitu juga pakaian dalamnya terasa lengket. Dia pulang diantar oleh Gunawan.

Cerita Sex ABG Bernama Dinda Cantik Yang Bugil Dan Memeknya Mantap

” duhhh gerah bangeeet nihh, ACnya gedein dong say ” keluh Dinda
” iya panas banget hari ini, itu AC udah maksimal ” kata Gunawan
” huuhhh.. masih gerah yah ” kata Dinda mengecek udara yg keluar dari blower AC di dashboard

Dinda membuka 3 kancing bajunya yang atas lalu menunduk menempelkan dadanya yang terbuka pada lubang AC dashboard

” uuuuhhhhhhh… sejuuukk ” Dinda terpejam menikmati sejuknya AC langsung mengenai kulit dadanya
” yah.. kamu sih jadi dingin, aku yang sekarang makin kepanasan ” kata Gunawan melirik dada Dinda
” hhihihiiiii…. biarin ” kata Dinda tersenyum
” heiiiii… ck.ck.ck ” Gunawan kaget dan hanya bisa geleng-geleng kepala ketika Dinda menarik BHnya ke atas sehingga buah dada yang putih montok menggantung bebas didepan dashboard
“uuuuuuuhhh…. ” Dinda mendesah terpejam meresapi sejuknya AC yg menerpa langsung payudaranya
” cleguks… sayaaaang… masuk angin lho ” Gunawan menelan ludah melihat payudara begitu montok menggantung bebas
” uuhh… hihihiiiiiiii…. sejuk banget sayang ” Dinda masih terpejam tdk hanya menikmati sejuknya AC.

Cerita Sex – namun dia juga menjadi horny karena putingnya yg diterpa AC langsung menjadi dingin geli membuatnya merinding

“ihhh.. hihihiii” Dinda menggelinjang kegelian lalu membetulkan lagi BHnya dan hendak menutup lagi baju seragamnya
” yah.. kok di tutup sih ” Gunawan cemberut membuat Dinda menghentikan aksinya
” hihihhiiii… ntar kamu tambah kepanasan” senyum Dinda genit
” hmmm.. pegang dikit dong say ” pinta Gunawan memelas
“dikit aja yah ” kata Dinda nakal lalu meraih tangan kiri Gunawan dan menaruh ke puting payudaranya yg cup BHnya diangkat kembali
” aoowww.. ih nakal ” teriak Dinda genit ketika dgn nakal jari Gunawan mencubit puting Dinda
” hihihi.. abis gemesss ” Gunawan cengengesan
” yeeee… dasar ” kata Dinda mencubit lengan Gunawan lalu membetulkan lagi BH dan bajunya
” mampir dulu ya sayang, masih kangeeen ” rajuk Dinda ketika mobil telah sampai di depan rumahnya
” oke.. ” jawab Gunawan memasuki halaman rumah Dinda setelah pembantu membukakan gerbang ,Mereka bergegas turun dari mobil

” ayo masuk” ajak Dinda membukakan pintu lalu masuk
” siang ma ” Dinda mencium mamanya yg sedang membaca tabloid di ruang tamu dan membalas ciuman anaknya
” Selamat siang Tante ” sapa Gunawan pada mama Dinda
” siang nak Gunawan, baru pulang sekolah??” tanya mama Dinda basa basi
” iya tante ” jawab Gunawan lalu duduk di kursi
Sementara Dinda masuk kekamar menaruh tas lalu ke kulkas mengambil minuman dingin
” ini minum Tom ” kata Dinda menaruh gelas di meja.
” ajak Tomas makan Dit ” kata Mama Dinda lalu beranjak ke depan televisi agak jauh dari ruang tamu
” ntar aja ma ” jawab Dinda duduk di kursi depan Gunawan, sengaja kakinya diangkat bersila di kursi sambil menikmati minuman
” uuuhh.. segaaaarrr ” Gunawan meneguk minuman dingin sambil matanya menatap paha Dinda yg roknya terangkat karena duduk bersila
” hayoo liat apa ” kata Dinda genit menaruh tangannya dipangkuan sehingga roknya tertekan menutupi selangkangannya
” hehheheeee… dikiiiiiitt ” pinta Gunawan sambil cengengesan

Cerita Dewasa Dinda memindahkan tangannya sambil merenggangkan posisi silanya sehingga celana dalamnya kelihatan oleh Gunawan

“cleppsss… ” Gunawan menelan ludah, kemudian menengok ke arah mama Dinda yg sedang nonton TV takut kalo2 ketahuan
” santai aja sayang mama nggak ngliat, ntar kalo mama ke sini kan aku udah tau ” bisik Dinda lalu duduk bersandar dgn kaki masih bersila merenggang membuat pahanya semakin lebar terbuka menampakkan sepasang paha mulus dan celana dalam putih
” huuuffttt… ” Gunawan menarik nafas berat menikmati paha mulus Dinda

Pandangan mata Dinda menggoda sambil sesekali melirik ke arah mamanya yg asyik nonton TV

” Kurang Lebar ” bisik Gunawan sambil memberi tanda dgn tangannya agar Dinda melebarkan pahanya

Dinda mengubah posisi duduknya, masih tetap bersandar kini satu kakinya turun dari kursi satunya lagi tetap dikursi menekuk sehingga roknya semakin terangkat dan pahanya semakin terbuka lebar, celana dalamnya tampak menggembung tersimpan vagina yg montok dan telah horny
Pandangan Gunawan begitu serius karena nafsunya menggebu menikmati paha dan celana dalam Dinda

” ehem… ” Dinda pura2 batuk segera menurunkan kakinya dan duduk biasa ketika dia melihat mamanya berdiri, Gunawan juga agak kaget

Ternyata mamanya menuju kulkas lalu balik lagi menonton TV

” bentar ya say.. ” bisik Dinda beranjak menuju kamarnya

Gunawan menarik nafas berkali kali utk meredakan nafsu yg semakin menggelora
Dinda keluar lagi namun kini dia tidak duduk kembali di kursi , namun duduk bersila di lantai sehingga terlindung kursi didepannya namun dia masih tetap bisa mengawasi mamanya

” ada apa say ” tanya Gunawan ketika Dinda tersenyum senyum penuh arti kepadanya
Sambil mengedipkan matanya genit, Dinda menekuk satu kakinya sehingga pahanya terbuka lebar sampai ke pangkalnya
” cleguksss… ” Gunawan terbelalak menatap selangkangan Dinda, karena Dinda tidak lagi memakai celana dalam sehingga dia bisa melihat langsung vagina Dinda yg montok berbulu jarang dan lembut terhimpit sepasang paha mulus
” hihiihiiii.. ” Dinda tersenyum genit lalu bersandar ke kursi di belakangnya, tatapan matanya begitu menggoda
” huuuftt..huuufttt ” nafas Gunawan terengah melihat posisi duduk Dinda

Dinda merenggangkan pahanya semakin lebar lalu memberi isyarat kepada Gunawan agar Gunawan mengelus penisnya sendiri

Cerita Sex Dewasa Sejenak Gunawan menoleh ke arah mama Dinda yg masih nonton TV, lalu dia bersandar dan memajukan pinggulnya lalu mengelus elus penisnya sendiri yg masih terbungkus celana

Tindakan Gunawan membuat darah Dinda berdesir, vaginanya berdenyut horny mengeluarkan lendir kewanitaan. Sepasang pahanya bergerak pelan merenggang merapat menggoda Gunawan

Dinda melemparkan bantal yg ada di kursi di belakangnya ke arah Gunawan dan memberi isyarat agar menaruhnya diatas pangkuan Gunawan utk melindungi aksi tangannya yg mengelus penis

Meski Gunawan memangku bantal namun bagian penis Gunawan yg masih terbungkus celana dan dielus elus tetap terlihat oleh Dinda karena posisi duduknya lebih rendah

” euuh.. ” Gunawan melenguh memasukkan tangannya ke dalam celana dan menggenggam kuat penisnya yg terasa panas dan mendesak keluar
” hmm.. ” Dinda tersenyum nakal melihat Gunawan terlanda birahi membuat dia juga semakin nafsu
” Diitt.. makan dulu giih ” suara mama Dinda mengagetkan mereka yg sedang berpandangan penuh nafsu
” Bentar maa.. masih kenyang ” sahut Dinda yg secara reflek membetulkan duduknya
” fiuuhh.. sayang aku nggak kuat ” bisik Gunawan dgn tatapan sayu sambil melanjutkan lagi mengelus penis dibalik celananya
” hihihiii ” Dinda hanya tersenyum kemudian mengubah posisi duduk dgn kedua kakinya menekuk ke depan dan masih tetap bersandar di kursi sehingga vaginanya benar2 terbuka tidak terlindung rok Dinda, vagina tsb nampak menonjol montok diantara pahanya yg putih mulus.
” ouuuchh..” desah Gunawan berat dan memasukkan kembali tangannya ke dalam celana semakin kuat menggenggam penis di dalam celana tsb.

Dinda merapatkan pahanya lalu direnggangkan lagi begitu berulang ulang sambil menatap penuh nafsu pada Gunawan yg sedang mengocok penisnya sendiri di dalam celana

” Buka ” kata Dinda tanpa suara hanya bibirnya yg bergerak memberi isyarat kepada Gunawan utk membuka resletingnya
1
” haa.. ” Gunawan melongo bingung dan menoleh ke arah mama Dinda
” tertutup bantal ” bisik Dinda lagi nyaris tanpa suara memberi isyarat.

Lalu Gunawan menurut, di bawah bantal tangannya menurunkan resleutingnya lalu mengeluarkan separuh penisnya melalui resleuting

” uhhh… ” Dinda melenguh penuh nafsu melihat permintaannya di kabulkan Gunawan
” Remas … ” kata Gunawan pelan memberi isyarat pada Dinda agar meremas sendiri payudaranya

Setelah memastikan mamanya asyik dgn TV, dgn tatapan sayu Dinda meremas pelan kedua payudaranya sendiri

” huuu… ” Gunawan semakin kuat menggenggam separuh penisnya di bawah bantal, nafsunya semakin membuncah melihat tindakan Dinda

Nafsu mereka berdua benar-benar sudah menggelora, sensasinya begitu dahsyat karena dilakukan dgn sembunyi2 sementara mamanya tidak jauh dari mereka. Perasaan nafsu dan deg2an bercampur menimbulkan sensasi yg luar biasa

” aahhh…” Dinda yg terlanda nafsu semakin menggila, satu tangannya kini mengelus vaginanya sendiri sambil tetap sesekali mengawasi mamanya, lalu kembali memandang penis Gunawan dibawah bantal yg sedang di kocok oleh pemiliknya membuat darahnya semakin bergolak
” eeuuhh.. ” Gunawan juga semakin tak terkendali, genggamannya semakin erat dan kocokannya semakin cepat
“ups.. eh.. papa .. echh… ” Seperti disambar petir kagetnya mereka berdua ketika terdengar suara pintu gerbang dibuka dan mobil masuk, Dinda tau itu papanya dan Leo sudah pulang

Mereka semakin gugup karena mama Dinda juga beranjak utk membukakan pintu, untung dia tidak menoleh ke arah mereka berdua

” huuuftt.. hoossfftttt.. “ sambil merapikan pakaian mereka mencoba sekuat tenaga menahan nafas agar tdk terengah engah.

Dinda langsung beranjak masuk ke kamarnya agar tidak ketahuan

” siangg omm ” sapa Gunawan sambil menahan nafas agar tdk terengah engah
” eh.. ada Gunawan, lha Dinda mana ” tanya papa Dinda sambil melepas sepatu, sedangkan Leo langsung masuk ke kamarnya
” lagi ngambil buku di kamar om ” jawab Gunawan sekenanya
” ooohh.. ya udah lanjutkan, om mau istirahat dulu ya ” kata papa Dinda sambil beranjak masuk
” iya om… fiuuuuhh ” jawab Gunawan lega

Beberapa saat kemudian Dinda keluar sambil senyum-SENYUM

” untuuungg… huuuftt ” bisik Gunawan menghempaskan nafas
” hihiiiii… nyaris saja ” kata Dinda tertawa lalu duduk disamping Gunawan
” trus gimana sayaang, nanggung nih ” kata Dinda manja
” sama.. mau gimana lagi, terpaksa deh….. ” Gunawan tersenyum tdk melanjutkan kata2nya
” terpaksa paan ..? ” tanya Dinda bingung
” terpaksa kita onani sendiri2 hihihii ” bisik Gunawan pelan di telinga Dinda di sambut tawa juga oleh Dinda
” aku mau itu sambil mbayangin sayang yah ..” bisik Dinda makin manja penuh nafsu
” he`em.. aku juga mbayangin sayang ” bisik Gunawan

Lalu Gunawan segera pamitan pada mama dan papa Dinda utk pulang

Setelah mengantar Gunawan sampai depan, Dinda langsung masuk kamar dan menguncinya..

Dgn buru-buru dia langsung meloncat ke tempat tidur dan memeluk guling dgn erat

” euuuhhh…” Desah Dinda mengelus vaginanya yg terhimpit guling setelah mengangkat rok seragamnya sampai ke pinggang
” eehhh..aaaaaaahhh.. ” Dinda semakin erat memeluk guling menekankan payudaranya dan menggesek gesekkannya sambil tangannya semakin cepat mengelusi vaginanya yg sudah basah licin dan menggembung menahan birahi
” aaaaaaaaaacchhh…… ahhh ” Paha mulus Dinda semakin erat menghimpit guling dan menggesekkan vaginanya dgn kuat pada guling tsb sementara tangannya memeluk erat guling tsb agar payudaranya terhimpit
” akkhh..akhhh….aakkhhh ” Desahan Dinda panjang namun tersendat, tubuhnya mengejang sementara gerakan pinggulnya semakin cepat menggesekkan vaginanya yg berdenyut denyut pada bantal yg lembut tepat pada kelentitnya

Gelora orgasme yg melanda dgn hebat membuat gerakan Dinda semakin liar sampai guling yg tadi dihimpit miring kini di tindih dan di peluknya dgn sangat erat

” aaaaaaaaacchhhh… ” desahan penuh kepuasan Dinda mengiringi denyutan vagina Dinda melepas orgasme berkali kali sampai tubuhnya melemas tak bertenaga
” huuufftt.. huuufttt ” nafas Dinda terengah engah terbenam dalam bantal

Tubuh lemasnya sesekali masih menggelinjang melepas sisa-sisa orgasmenya, sampai akhirnya dia terlelap memeluk guling..Cersex Terupdate